Pertanian Pepaya
Pepaya California
Pepaya California mempunyai keunggulan tersendiri. Buah pepaya California itu lebih manis,tahan lama dan dapat di panen lebih cepat. pepaya ini tumbuh subur bila ditanam di daerah yang mempunyai ketinggian 300 hingga 500 m pdl. pohon pepaya sebaiknya di tanam dengan jarak 2,5 m x 2 m. untuk lahan satu hektare bisa ditanami 1500 hingga 1700 pohon Pepaya California.yang lebih penting lagi adalah pada saat pemupukan. Pemupukan dilakukan tiap 3 bulan sekali.
sumber : http://adakportal.com/prospek-budidaya-pepaya-california-yang-menguntungkan/
Pepaya Bangkok
Pepaya bangkok dari tahun 1980an sudah ada dan dijual-belikan hingga sekarang. Sebelumnya namanya bukan pepaya bangkok namun terkenal dengan pepaya jingga.
Berkisar tahun 1995an pepaya jingga ini sudah kurang laku lagi
dikarenakan genetika benih sudah banyak perubahan. Warna dagingnya sudah
kurang merah dan jika pepaya sudah masak dagingnya lembek.
sumber : http://agrobuah.com/benih-pepaya-bangkok-hasilnya-masih-unggul-hingga-sekarang/.HTML
Pepaya Cibinong
Pepaya Cibinong mempunyai ciri tersendiri, yakni buah yang masak
terlihat pada warna kulit buahnya. Warna kulit buah bagian ujung umumnya
kuning, namun bagian yang lain terus hijau. Bentuk buahnya panjang
dengan ukuran besar. Bobot tiap-tiap buah rata-rata 2, 5 kg. Pangkal
buah kecil lalu membesar dibagian Tengah serta melancip dibagian
ujungnya. - permukaan kulit buah agak halus namun tidak rata. daging
buah berwarna merah kekuningan. kelebihan yang lain adalah terasa manis
dan segar, teksturnya keras, serta tahan sepanjang pengangkutan
sumber : http://adakportal.com/prospek-budidaya-pepaya-california-yang-menguntungkan/
Pepaya Bangkok
sumber : http://agrobuah.com/benih-pepaya-bangkok-hasilnya-masih-unggul-hingga-sekarang/.HTML
Pepaya Cibinong
Pepaya Cibinong mempunyai ciri tersendiri, yakni buah yang masak
terlihat pada warna kulit buahnya. Warna kulit buah bagian ujung umumnya
kuning, namun bagian yang lain terus hijau. Bentuk buahnya panjang
dengan ukuran besar. Bobot tiap-tiap buah rata-rata 2, 5 kg. Pangkal
buah kecil lalu membesar dibagian Tengah serta melancip dibagian
ujungnya. - permukaan kulit buah agak halus namun tidak rata. daging
buah berwarna merah kekuningan. kelebihan yang lain adalah terasa manis
dan segar, teksturnya keras, serta tahan sepanjang pengangkutan
sumber : http://kulinermedia.blogspot.com/2013/04/4-jenis-pepaya-paling-populer.html
Pepaya yang datang dari Kepulauan Hawaii ini masuk dalam kategori pepaya
solo. Pepaya solo berarti pepaya yang habis dimakan cuma untuk satu
orang. Oleh dikarenakan itu, bisa dipastikan kelebihan pepaya ini adalah
ukurannya yang kecil. Bobot buahnya cuma lebih kurang 0, 5 kg. Memiliki
bentuk agak bulat atau bulat panjang. Kulit buah yang sudah masak
berwarna kuning cerah. daging buahnya agak Tebal, berwarna kuning, serta
terasa manis segar.sumber : http://kulinermedia.blogspot.com/2013/04/4-jenis-pepaya-paling-populer.html
Pepaya Gunung
Pepaya Gunung dikenal dari daerah Wonosobo Jawa Tengah. Jenis pepaya ini
kemudian populer di masyarakat dengan sebutan carica. Sebenarnya jenis
ini mulanya didatangkan dari dataran tinggi andes, Amerika Selatan.
Tanaman pepaya gunung pohonnya kecil dengan tinggi rata-rata 1 hingga 2
meter. Perbedaan mendasar dengan jenis lainnya, pohon pepaya gunung
memiliki cabang bertingkat. Buah pepaya gunung berupa bulat telur dengan
ukuran panjang 6-10 cm serta diameter 3-4 cm. Buah masak berupa telur
sungsang dengan ukuran 6-15 cm kali 3-8 cm, dagingnya keras, berwarna
kuning-jingga, terasa agak asam namun harum, di sekitar rongganya ada
banyak sekali biji yang terbungkus oleh sarkotesta yang putih serta
berair. Buah yang belum masak mempunyai kulit yang berwarna hijau gelap
serta dapat beralih jadi kuning sesudah masak. Meski kalah populer di
pasaran dengan jenis lain seperti California dan Bangkok, pepaya jenis
ini memiliki eksklusifitas sendiri. Penjualannya biasanya sudah dikemas
dalam wadah dan buahnya sudah dibuat manisan. Sumber : http://kulinermedia.blogspot.com/2013/04/4-jenis-pepaya-paling-populer.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar